Selasa, 10 November 2009

Ziarah Kubro ke Makam Syech Asnawi Banten





Hamdan li Robbi Khoshona bi Muhammadin SAW..

Pada kesempatan ini, kami ingin bercerita mengenai acara besar kami yang diselenggarakan pada hari Ahad, 4 Oktober 2009. Pada hari itu kami jamaah majelis taklim Basaudan beserta para guru kami melaksanakan acara tahunan yang pertama kali yakni "Ziarah Kubro ke Makam Syech Asnawi Al Banteni". Ziarah yang penuh dengan kekhusu'an, sambil mengenang kembali seorang 'Alim Besar sekaligus Pahlawan yang ikut serta berjuang merebut kemerdekaan Indonesia di Tanah Banten. Syech Asnawi yang menurut sejarah merupan salah seorang Guru dari Ulama Besar asli Indonesia yang Syi'arnya menyebar luar hingga Timur tengah, yaitu Syeh Nawawi Al Banteni (Tanara), yang terkenal dengan keluasan ilmunya yang dituangkan banyak didalam karya-karya beliau yang menjadi rujukan kajian Islam diberbagai belahan Negara, khususnya di Indonesia.

Dalam perjalan yang sangat indah, sejuk dan damai. Ahad, 4 Oktober 2009 saat itu kami berangkat dari rumah pada pukul 06.30 wib. dengan menumpang Bus Pariwisata bermesin Mercedes Benz yang terkenal kelembutan mesinya, kami meluncur dengan slow but sure melintasi jalan-jalan yang saat itu masih lengang dari beragam kendaraan yang biasa lalu lalang di Ibu Kota, kami melintasi Tol dari Pedati (jakarta) - Merak, Banten yang saat itu hanya dilintasi kurang dari 3 jam perjalanan. Setelah keluar Tol kita mulai masuk kota Banten yang terkenal dengan berbagai macam kesenian bela dirinya, sehongga ketika memasuki jalan-jalan di Banten, menyeruak aroma Magis yang sangat kental... (hee.... kaya di tipi2). Akhirnya pada pukul 10.30 tepat sampailah kita di tempat tujuan, di wilayah Caringin - Banten, pemandangan yang begitu mengesankan, bagaimana tidak, ada makam derada persis dibibir pantai kepulauan Banten, sungguh kami merasa masuk kedalam suasana masa lalu, kami memikirkan Bagaimana Syech berjuang untuk menegakkan Agama serta Merebut kemerdekaan Bangsa ini, dengan segala keterbatasan sarana, dan jauhnya lokasi dari keramaian namun tidak menjadi kendala yang berarti dalam perjuangan Sang Syech. Subhanallah, andaikan kita mungkin tidak akan mampu. Setelah kita masuk ke kompleks pemakaman, kami disambut oleh segerombolan anak-anak yang meminta-minta sedekah, Ibu dan Bapak yang membuka kotak Amal dengan menggnakan pengeras suara yang mengajak kita pula untuk bersedekah. Sudah wajar dikomplek makam para wali sudah barang tentu ada masyarakat yang mencoba memanfaatkannya untuk mencari bantuan. Mudah-mudahan kita dihindarkan Allah SWT dari sifat buruk sangka, Amiin. Setelah melewati sekumpulan peminta sedekah dan deretan kios kecil penjajak aneka barang dagangan, sampailah kita di makam seorang Syech yang mulia AsSayid As Syech Asnawi Al Banteni yang disemayamkan didalam rumah berbentuk seperti masjid yang sedang dalam tahap renovasi, karena banyak bangunan yang belum rapih. Setelah sampai dihadapan Makam Jasad suci yang dimuliakan Allah SWT, kami duduk bersimpuh khusu' seraya mengirim hadiah do'a, yang diawali lantunan tawasul kepada Sayiduna Muhammad SAW beserta para keluarga dan shahabatnya serta keturunannya yang mulia kemudian dilanjutkan dengan bacaan surah Yasiin dilanjutkan Tahlil dan ditutup oleh Do'a yang dipandu oleh Al Habib Mukhsin bin Hud Al Habsyi, yang tidak lain adalah Guru dari Majelis Basaudan.

Setelah selesai ziarah, kami bergegas kembali karena semakin banyak antrian jamaah yang datang dari berbagai daerah baik dalam maupun luar kota banten. Agar tidak menumpuk kami segera keluar untuk kembali ke bus untuk melanjutkan perjalaanan ke daerah Labuan.... untuk apa kita kesana dan bagaimana lanjutan acara kami?? Insya Allah akan dilanjutkan lagi cerita kami lain waktu pada postingan yang akan datang.

Foto Acara ziarah Kubro ke Banten :


persiapan keberangkatan

Foto-foto dulu sebelum berangkat

Ust. Mukafi Arafat pimpin do'a sebelum berangkat

Suasana dalam perjalanan (ada yang ngantuk, pusing mo mabok krn g pernah jln2 kali ya, seneng, da yg bingung krn jauhnya perjalanan hee.... kacian deh kau....)


dah sampe Banten, narsis dlu dikit hee..


Menuju ke makam syech Asnawi Al Banteni

Ziarah yang penuh ke khusu'an

negoisasi para pembesar (kita mo melanjutkan perjalanan, kmna ya???)

Kita nantikan perjalanan kita selanjutnya.
wal 'afwu minkum.. wassalamu'alaikum.........................


0 komentar: